Sabtu, 06 November 2010

Banjir Bandang Wasior



Banjir yang melanda kawasan Wasior, Papua Barat, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Indonesia disebabkan oleh kenaikan suhu udara di Wasior sebelum banjir menerjang.

Sehari sebelum bencana tiba, udara di Wasior dan sekitarnya naik 4 derajat celsius. "Ditinjau dari cuaca, banjir di Wasior ini diakibatkan oleh pemanasan suhu udara. Pemanasan ini mengakibatkan pertambahan awan, kemudian pertambahan awan inilah yang menyebabkan hujan turun sangat lebat," ulas Widada Sulistya di Kantor Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (12/10/2010) sore.

BMKG menyebutkan, hujan turun sangat lebat pada 4 Oktober malam hingga dini hari.

Setelah hujan inilah air sungai meluap dan menerjang Wasior hingga memakan 100 korban lebih. Tercatat, curah hujan pada hari itu mencapai 250 mm. "Hujan dikatakan sangat lebat itu kalau mencapai 150 mm per 24 jam, sedangkan di Wasior kemarin itu mencapai lebih dari 200 mm dalam 1 hari. Itu sama saja dengan hujan untuk 1 bulan diturunkan dalam 1 hari," ungkap Widada.

1 komentar:

ita mengatakan...

iihhkk.. ngeri amad yahh !! >,<