Sabtu, 01 Januari 2011

AMAZING CAMERA

AMAZING CAMERA

Pengarang : Benny Apriandy Hutapea

Dahulu kamera ini dimiliki oleh seorang perempuan waktu dia naik pesawat tidak disengaja kameranya jatuh lewatr jendela dan jatuh tepet di atap rumah seorang laki-laki yang ingin sekali melihat bintang jatuh tetapi bukan bintang yang jatuh ternyata kamera jadul yang jatuh sampai menghancurkan dan membolongi atapnya sehingaga tembus ke kamarnya.waktu itu kamarnya gelap akan tetapi kamera itu bersinar cerah.lalu dengan heran ia mendekati kamera tersebut dan “BOM!” kamera itu meledak dan berasap sehingga laki-laki yang selalu apes atau sial itu membuat mukanya menjadi hitam dan berasap dan ia berkata ‘waduh….apes banget dah ni hari pengennya ngeliat bintang jatoh n berdoa biar hidup gue gak apes mulu ehh…..malah bikin ribet!atap ancur harus gue perbaikin,muka gue jadi gini!huh…….. apes ……!’. Ia pun segera memperbaiki kamera itu sampai larut malam.tetapi belum dapat ia perbaiki.keesokan harinya di pagi hari pukul 11 menjelang siang ia terbangun dan melihat kamera yang ia temukan telah hilang .ia pun terkejut dimanakah kamera semalam yang diperbaiki.ia pun mencarinya kemana-mana ternyata kamera itu sedang di mainkan oleh adik laki-laki ‘ranu’.dan ia pun memarahi adiknya karena mengambil kamera itu tanpa seizinnya dan berkata:’aduh ranu gue cariin nih kamera jangan di mainin,nih kamera ajaib jatuh dari langit’.dan adiknya pun tertawa tidak percaya ‘hahahaha….apanya yang jatoh dari langit paling ngembat di tempat sampah hihihi lalu joko berkata ‘ahh…..kamu ini orak tau opo-opo sudahlah kalau orak percaya!awa orak tak pinjemi kalau sudah bagus ‘dan ia pun meminta temannya untuk memperbaiki kameranya di bengkel motor!.’bro tolongin aku dong!betulin kamera ini……..kata pade ‘walah kamu jok!betulin kamera kok malah ke bengkel motor noh liat pake matamu (sambil menunjuk palang nama bengkel’bengkel motor no sing apes’ini bengkel motor jok matamu ora liat’
Joko ; walah bener juga kamu ton ‘ya sudah ora marah-marah gitu!nanti cepet tua loh ton!!’hahaha….ya sudah saya cabut dulu ya bro..!anton pun menggelengkan kepalanya.joko [pun sudah mencari layanan pembetulan kamera kemana-mana.dengan putus asa ia pergi ke tempat dukun agar siapa tau dukun itu bias memperbaiki kameranya.sesampainya di tempat dukun itu ia masauk dan berkata kepada dukun itu
Joko :permisi mbah!
Dukun:ada apa....!sambil menyemburkan air kepadanya
Joko:kaget wadoh…belum ngomong apa-apa sudah disembur !begini mbah saya ada masalah
Dukun:masalah apa anak tua ?
Joko:wah….seharusnya mbah dukiun bilangnya ada masalah apa anak muda.walah orang masih muda gini
Dukun:jangan bayak bicara!(sambil mengambil ciduk dari kelapa)cepat katakann masalahnya
Joko:begini mbah ….kamera saya rusak !bisa dibetulin ora mbah ?
Dukun:wah(marah)kamu kira saya tukang betulin barang rusak!saya bisa santet kamu yah biar apes
Joko:jangan mbah jangan!!nanti saya jadi Rajanya apes lagi!
Dukun:sudah sudah!!pergi sana (sambil melempar ciduk kelapanya)lalu diambil si joko.dukun bilang ehh jangan diambil….tak santet kamu!joko pun melepasnya.dukun itu pun mengambil ciduk kelapanya lagi dan menyirami tubuhnya dengan air kembang agar ia tidak ikut-ikutan apes seperti anak tua katanya itu.diperjalanan
anton:kenapa saya tadi gak minta dijampe-jampein biar gue gak apes mulu yah….!!
Akhirnya hanya rasa cape dan lelah yang ia dapatkan . ia pun beranjak pulang setelah dari tempat mbah dukun yang telah menyemburkan jigong-jigongnya ke mukanya. Saat perjalanan pulang ke rumah dijalan ia melihat seorang laki-laki remaja seumuran dia kira-kira 19 tahun terserempet gerobak tua yang juga kakek tua yang mendorong gerobak itu ia bernama Darmino teman satu timya ngeband. “Eehh Copot.. eeeHHh Copot kolor lu.. Gubrak !! laki-laki yang separuh
Sesampainya dirumah seperti biasa ia langsung tertidur pulas di kamarnya yang bergaya metal dengan tulisan di pintu “AWAS ORANG APES” ada jg tulisan di sampingnya “Berdoalah sebelum masuk kamar ini karena jika tidak kamu juga keturunanmu akan apes seperti orang di dalam ini”
Bersambung . . .

Tidak ada komentar: