Minggu, 30 Januari 2011

sejarah asal usul hari valentine

Asal Usul Hari Valentine

Tanggal 14 Februari dirayakan sebagai Hari Valentine atau hari kasih sayang. Pada hari itu banyak orang mengirimkan kartu
atau coklat bahkan ada yang memberi kado spesial bagi orang yang mereka kasihi. Sebenarnya, kapan perayaan ini dimulai dan mengapa hal ini dilaksanakan? Nah ini ceritanya *_*

Pada awal abad keempat sebelum masehi, bangsa Romawi biasa mengadakan pesta bagi salah satu dewa mereka yaitu Lupercalia Lupercus). Perayaan ini dilaksanakan pada pertengahan bulan Februari, bersamaan dengan musim kawin burung.

Pada pesta Lupercalia ini dilaksanakan suatu acara mencari jodoh yang cukup unik. Begini caranya: Para gadis menuliskan namanya pada secarik kertas, kemudian dimasukkan ke dalam kotak. Para pemuda yang hadir akan mengambil kertas didalam kotak tersebut secara acak.

Gadis yang terpilih akan menjadi pasangan pemuda tersebut sampai pesta Lupercalia yang berikutnya. Acara jodoh-jodohan dalam pesta Lupercalia yang telah berlangsung selama 800 tahun ini ditentang oleh fihak gereja yang ada di Roma. Alasannya, hal ini merupakan perayaan kafir yang bertentangan dengan ajaran Kristen.

Pada tahun 270 SM, seorang uskup dari Interamma bernama Valentine, memulai kembali kebiasaan ini dengan cara berbeda. Kaisar Roma yang berkuasa pada masa itu adalah Claudius II. Ia memberlakukan peraturan yang melarang orang-orang untuk menikah. Secara diam-diam uskup Valentine mengumpulkan muda-mudi yang saling jatuh cinta untuk dinikahkan.

Hal ini diketahui oleh sang Kaisar, dan ia marah besar. Akibatnya, uskup Valentine ditangkap dan dipenjarakan. Ia harus menyembah dewa orang Romawi jika tidak ingin dihukum. Valentine dengan keras menampik tawaran itu.

Akhirnya, pada tanggal 24 Februari tahun 270 M, ia dipukuli, dilempari batu dan akhirnya dipenggal. Saat ia berada di penjara, Valentine berhasil menyembuhkan mata seorang gadis buta, anak penjaga menara, berkat imannya yang teguh dan kasihnya yang besar.

Sebelum ia menghadapi saat terakhirnya, Valentine menulis sebuah kalimat “From Your Valentine” kepada gadis itu. Kalimat inilah yang menjadi ungkapan yang sering dipakai untuk mengungkapkan kasih sayang atau cinta pada seseorang di Hari Valentine.

Kebiasaan mengirimkan kartu Valentine yang sekarang ini sebenarnya tidak ada hubungannya dengan Uskup Valentine atau pesta Lupercalia. Konon kartu Valentine ini adalah kartu yang pertama keluar untuk jenis kartu ucapan.

Pada saat itu orang belum mengenal jenis kartu ucapan yang lainnya. Saat pesta Lupercalia mulai ditinggalkan, para pemuda Romawi tetap menggunakan kebiasaaan ini untuk mengajak kencan gadis idamannya dengan memberikan kartu tulisan tangan di tanggal 14 Februari.

Tapi kartu Valentine yang sebenarnya pertama kali
dikirim oleh Charles, seorang bangsawan dari Orleans, di tahun 1415 untuk istri tercintanya. Saat itu Charles sedang di penjara di Tower of London yang sekarang sudah menjadi museum.

Dari sanalah kemudian kebiasaan mengirim kartu itu terus
berkembang sampai sekarang.
 

Tidak ada komentar: