Kamis, 24 Februari 2011

Globalisasi pada Nilai-Nilai Kehidupan Masyarakat Indonesia

Pengertian Globalisasi
Kata globalisasi berasal dari kata "global", yang berarti secara keseluruhan. Beberapa pengertian lain menurut para ahli :
  1. Selo Soemarjan : Terbentuknya system organisasi dan komunikasi antar masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti system dan kaidah yang sama.
  2. Malcolm Waters : Sebuah proses social yang berakibat bahwa pembatasan geografis pada keadaan social budaya menjadi kurang penting yang terjelma dalam kesadaran seseorang.
  3. Emmanuel Ritcher : Jaringan kerja global yang secara bersamaan menyatukan masyarakat yang sebelumnya terpencar dan terisolasi ke dalam saling ketergantungan dan persatuan dunia.
  4. The American Heritage Dictionary : Suatu tindakan/proses menjadikan sesuatu yang mendunia (inuversal) baik dalam lingkup/aplikasinya.
  5. Menurut Edison A. Jamli dkk.Kewarganegaraan.2005 : Suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa-bangsa di seluruh dunia.
  6. Arti Literal : Sebuah perubahan social, berupa bertambahnya keterkaitan antara msyarakat dan elemennya.
  7. Wikipedia : Istilah untuk menjelaskan perubahan dalam masyarakat dan perekonomian dunia yang dihasilkan oleh meningkat pesatnya perdagangan dan pertukaran kebudayaan.

Dampak Globalisasi bagi Masyarakat Indonesia: 

Ekonomi
  1.  Berlakunya "the survival of the best", siapa yang memiliki modal besar akan semakin kuat.
  2. Pemerintah hanya sebagai regulator pengaturan ekonomi yang mekanismenya ditentukan pasar.
  3. Sektor-sektor rakyat yang diberi subsidi semakin berkurang dan sulit berkembang.
  4. Kompetisi produk dan harga semakin tinggi.
      Politik
  1.        Penyebaran nilai-nilai politik barat.
  2.        Semakin lunturnya nilai politik yang berdasarkan semangat kekeluargaan, gotong-royong, musyawarah dan mufakat.
  3.        Menguatnya nilai politik dengan semangat individualitas, kelompok, oposisi, diktator atau tirani.
  4.        Transparansi, akuntabilitas dan professional dalam penyelenggaraan Negara semakin dapat sorotan public.
  5.        Semakin banyaknya lahir partai politik, LSM sebagai sponsor atau penyaluran aspirasi rakyat.
     Hukum, pertahanan dan keamanan
  1.        Menguatnya supremasi hukum, demokratisasi dan tuntutan dilaksanakannya HAM.
  2.        Menguatnya regulasi hukum dan pembuatan peraturan perundang-undangan untuk kepentingan rakyat.
  3.        Aparat hukum dituntut lebih professional, transparan dan akuntabel.
     Sosial dan budaya
  1. Mudahnya arus westernisasi masuk melalui media.
  2. Memudarnya apresiasi terhadap nilai-nilai budaya lokal dan nilai-nilai agama.
  3. Semakin lunturnya semangat kebersamaan masyarakat.
     Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai-nilai nasionalisme :
  1. Dari aspek globalisasi ekonomi, terbukanya pasar internasional, meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa.
  2. Dilihat dari globalisasi politik, pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara, jika pemerintahan djalankan secara jujur, bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat.
  3.  Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa.

    Pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai-nilai nasionalisme :
    1.  Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang.
    2. Dari globalisasi aspek ekonomi, hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald, Coca Cola, Pizza Hut,dll.) membanjiri di Indonesia. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia.
    3. Masyarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia, karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat.
    4.  Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin, karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu kehidupan nasional bangsa.-   Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa.

      Langkah-langkah untuk mengantisipasi dampak negatif globalisasi terhadap nilai-nilai nasionalisme antara lain yaitu : 
      1. Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh, misal semangat mencintai produk dalam negeri. 
      2.  Menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dengan sebaik-baiknya.
      3. Mewujudkan supremasi hukum, menerapkan dan menegakkan hukum dalam arti sebenar-benarnya dan seadil-adilnya.  
      4. Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya bangsa.
      5. Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik-baiknya.
      Dalam hal ini Globalisasi mempengaruhi hampir semua aspek yang ada di masyarakat indonesia, termasuk diantaranya aspek budaya. Kebudayaan dapat diartikan sebagai nilai - nilai atau value yang dianut oleh masyarakat indonesia ataupun persepsi yang dimiliki oleh warga masyarakat terhadap berbagai hal. Globalisasi sebagai sebuah gejala tersebarnya nilai-nilai dan budaya tertentu keseluruh dunia sehingga menjadi budaya dunia atau world culture telah terlihat semenjak dahulu.

      Tidak ada komentar: