Kamis, 30 Juni 2011

CARA PEMASANGAN INSTALASI PENANGKAL PETIR/ANTI PETIR ELEKTROSTATIS

Secara garis besar, cara pemasangan instalasi penangkal petir /anti petir elektrostatis sebagai berikut :
http://jembatantimbang.files.wordpress.com/2011/01/pasangantipetir1.jpg
1. Pada tahap awal pengerjaan di mulai dengan mengerjakan bagian grounding system terlebih dahulu, dengan pertimbangan keamanan dan kemudahan. Kemudian dilakukan pengukuran resistansi/tahanan tanah menggunakan Earth Testermeter, apabila hasil pengukuran tersebut menunjukan < 5 Ohm maka tahapan kerja berikutnya dapat dilakukan. Seandainya hasil resistansi/tahanan tanah menunjukan > 5 Ohm maka di lakukan pembuatan atau penambahan grounding lagi di sebelahnya dan di pararelkan dengan grounding pertama agar resistansi/tahanan tanahnya menurun sesuai dengan standarnya < 5 Ohm.
http://jembatantimbang.files.wordpress.com/2011/01/pasangantipetir2.jpg
2. Setelah selesai membuat grounding, langkah berikutnya adalah memasang kabel penyalur (Down Conductor) dari titik grounding sampai keatas bangunan, tentunya dengan mempertimbangkan jalur kabel yang terdekat dan hindari banyak belokan/tekukkan 90 derajat sehingga kebutuhan material dan kualitas instalasi dapat efektif dan efisien. Kabel penyalur petir yang biasa di gunakan antara lain BC (Bare Copper), NYY atau Coaxial. Untuk tempat – tempat tertentu sebaiknya di beri pipa pelindung (Conduite) dengan maksud kerapihan dan keamanan.
http://jembatantimbang.files.wordpress.com/2011/01/pasangantipetir3.jpg
3. Bila kabel penyalur petir telah terpasang dengan rapih, maka tahap selanjutnya pemasangan head terminal petir  tentunya harus terhubung dengan kabel penyalur tersebut sampai ke grounding system.

1 komentar: