Senin, 31 Oktober 2011

Jenis-Jenis dan karakteristik Anjing di dunia ( Ras Anjing di dunia )

Ditulis oleh Yulius Takeda, diteruskan oleh Benny Apriandy

Anjing sangat banyak sekali jenisnya, disini saya akan menulis tentang jenis jenis anjing yang ada didunia.

1. Akita Inu


Akita Inu adalah anjing yang berasal dari Jepang.
Akita Inu termasuk salah satu dari enam anjing trah Jepang. Anjing ini termasuk jenis anjing baru, dan baru diakui sebagai ras anjing sekitar 100 tahun yang lalu.
Akita Inu memiliki kemampuan berburu yang hebat. Karena ukuran dan keberaniannya, Akita Inu menjadi anjing pemburu yang handal, dimana buruannya berupa babi hutan, rusa besar, dan beruang Yezo berukuran besar yang berada di Provinsi Akita.

2. Shiba Inu


Shiba Inu juga berasal dari Jepang. Shiba Inu termasuk jenis anjing unggulan. Shiba Inu sudah ada sejak zaman kuno.Shiba Inu merupakan satu-satunya tipe anjing berukuran badan sedang sehingga populer sebagai anjing peliharaan. Pemelihara anjing di Jepang didata 80% memelihara jenis anjing Shiba Inu.

Hasil analisa DNA membuktikan bahwa Shiba Inu merupakan anjing ras yang "paling primitif" dan paling tua. Sebagian besar penggemar mengatakan Shiba Inu yang memiliki ciri-ciri khas anjing zaman Jomon seperti bentuk tubuh yang berotot, riang dan lincah bergerak, sifat awas dan berhati-hati seperti anjing liar dan kepercayaan yang kuat terhadap majikan.
3. Labrador Retriever




Labrador Retriever merupakan salah satu anjing terpopuler didunia karena terkenal pintar dan cepat belajar. Sebagian besar Labrador Retriever sangat suka berenang di air, jadi ketika berburu , mereka sering disuruh untuk mengambil hewan buruan yang jatuh ke air. Anjing Labrador diperkirakan berasal dari pulau Newfoundland .

Bentuk badannya seimbang jadi cocok dijadikan anjing pekerja maupun anjing peliharaan, serta otak mereka juga cepat menangkap apa yang diajarkan. Sesuai dengan namanya, Labrador Retriever senang mengambilkan sesuatu (retrieve) untuk sang majikan. Secara naluri, anjing Labrador senang sekali membawa barang dengan mulut, dan tidak jarang senang memasukkan tangan atau lengan orang ke dalam mulut dan menggigit-gigitnya seperti mengajak bermain. Anak anjing Labrador juga perlu dilatih agar tidak menggigit-gigit barang kepunyaan orang secara sembarangan seperti sepatu atau handuk.

Umur rata rata anjing Labrador Retriever adalah 12 - 13 tahun. Secara umum, Labrador merupakan anjing ras yang sehat dan relatif hanya memiliki sedikit masalah kesehatan.

4. Chihuahua




Chihuahua adalah jenis anjing terkecil didunia yang diketahui . Namanya didapat dari nama Kota Chihuahua di Meksiko. Anak chihuahua sering disangka hamster, karena mukanya yang pipih, sangat kecil, dan bulu tipis. Mereka memiliki 2 tipe , berbulu panjang dan berbulu halus .

5. Pudel ( Poodle 




Pudel atau biasa dikenal sebagai Poodle, adalah anjing yang berbulu keriting. Anjing ini sering dikonteskan karena bulunya yang panjang dan mudah dipotong sesuai selera. Pudel memiliki bermacam warna seperti hitam,putih dan juga coklat .

6. Chow Chow



Chow Chow adalah salah satu jenis anjing tertua didunia yang berasal dari China. Kaki anjing ini sedikit bengkok sehingga pada saat lari sedikit kaku. Anjing ini memiliki karakter yang jinak, sopan, serius, dan loyal terhadap majikannya. Umur hidup Chow Chow 9–15 tahun , dan sekali melahirkan anak biasanya 5 ekor.

7. Shar Pei





Shar Pei memiliki keunikan pada kulitnya , yaitu keriput . Pada masih kecil , keriputnya sangat tampak , namun ketika dewasa , keriputnya menghilang dan menyatu dengan kulit. Shar Pei juga termasuk anjing tertua di dunia. Cara memelihara yang salah dapat mengakibatkan Sharpei dewasa masih memiliki keriput yang meliputi seluruh tubuh. Dengan telinga yang kecil, bermoncong seperti kuda nil dan buntut yang tegak, Sharpei memang sangat unik. Masa hidupnya 7 - 10 tahun


9. Basenji




Basenji adalah anjing ras pemburu asal Afrika tengah. Salah satu dari 14 anjing paling "primitif" di dunia. Walaupun bisa menggeram, Basenji tidak menggonggong atau menyalak, namun bisa meniru suara menyalak bila dibesarkan bersama anjing jenis lain yang menyalak.

10. Ajak





Ajak atau ajag (Cuon alpinus) adalah anjing hutan yang hidup di Asia, terutama di wilayah selatan dan timur. Ajak tidak sama dengan serigala. Ajak merupakan anjing asli Nusantara, terdapat di pulau Sumatra dan Jawa, mendiami terutama kawasa pegunungan dan hutan. Anjing kampung dan yang lainnya yang biasa dijadikan peliharaan di Indonesia, sebenarnya merupakan anjing impor yang berasal dari daerah lain. Ajak berperawakan sedang, berwarna coklat kemerahan. Di bagian bawah dagu, leher, hingga ujung perutberwarna putih, sedangkan ekornya tebal kehitaman.

Tidak ada komentar: