Kamis, 26 April 2012

Keajaiban Wisata Bahari Bumi Sriwijaya, Sumatera Selatan




Sumatera Selatan dikenal dengan sebutan Bumi Sriwijaya memiliki banyak tempat bersejarah yang menarik untuk dijadikan obyek wisata. Beberapa tempat wisata yang terdapat di sini adalah:

Danau Ranau: terletak di Desa Banding Agung Kabupaten OKU Selatan yang mempunyai panorama sangat indah.

Gunung Dempo: terletak di kota Pagaralam.

Danau Ranau: berlokasi di daerah Banding Agung, sekitar 125 km dari Baturaja ibu kota dari Kabupaten OKU.

Danau Raya: berlokasi di dekat desa Karang Anyar di daerah Muara Rupit, sekitar 80 km dari Lubuk Linggau.

Goa Putri: terletak di pinggir desa Padang Bindu, Kecamatan Pengadonan sekitar 35 Km dari Baturaja.

Air Terjun Curug Tenang: air terjun ini merupakan air terjun tertinggi di Sumatera Selatan, lokasinya di dekat desa Bedegung di Tanjung Agung sekitar 60 km dari Kabupaten Muara Enim.
-Pantai Parai Tenggini
-Pantai Matras
-Pantai Pasir padi
-Bukit Selero
-Rumah Limas
-Pemukiman Suku Terasing Anak Dalam dan Kubu

Sebanyak 25 pulau di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatra Barat dapat dijadikan tempat tujuan wisata bahari maupun wisata selam permukaan (Snorkeling) dan belum digarap secara maksimal oleh pemerintah.
“Dari sekian banyak pulau-pulau kecil yang ada di Pessel sebenarnya ada 25 pulau yang dapat dijadikan tempat tujuan wisata bagi para turis, baik dalam negeri maupun luar negeri yang ingin berwisata bahari atau melakukan penyelaman dangkal atau permukaan,” kata Kepala DKP Pessel, Edwil Noer, di Padang, Senin 30 Mei 2011.
Ia menambahkan, 25 pulau yang berpotensi menjadi tempat kunjungan wisata di Pessel tersebut karena pulaunya yang indah dan masih alami, serta memiliki kekayaan hewan laut seperti penyu yang banyak di pulau-pulau tersebut.
Diantara 25 pulau yang memiliki potensi besar menjadi objek wisata bahari tersebut yang telah berhasil digarap dan menjadi objek wisata dan dikenal luas oleh masyarakat adalah Pulau Cubadak dengan luas 9 Ha, dan investor dari Italia, Pulau Pagang, dengan luas 12 Ha, dan investor dari Indonesia, Pulau Penyu, serta beberapa pulau lainnya.
Saat ini, pulau yang sedang diusahakan bisa menjadi tempat tujuan wisata bahari diantaranya adalah pulau Kerabak Ketek, Pulau Kerabak Gadang, Pulau Kosong, di sebelah selatan.
Di sebelah utara ada Pulau Semangki Besar, Pulau Semangki Kecil, Pulau Marak, Pulau Cubadak, Pulau Setan Terusan, Pulau Karao, dan beberapa pulau lainya.
Khusus untuk Pulau Kerabak Ketek, dengan luas 2,5 Ha, saat ini telah dikelola oleh pemerintah Kabupaten Pessel, dan dijadikan tempat penangkaran penyu yang menghasilkan 10.000 ekor penyu untuk dilepaskan setiap tahunnya.
“Saat ini beberapa pulau yang memiliki potensi besar untuk dijadikan tempat wisata bahari tersebut, masih sulit untuk dikelola, karena banyak yang dimiliki kaum (warga turun temurun),” jelas Edwil.
Edwil menambahkan, pulau yang dimiliki oleh kaum tersebut membuat perkembangan pulau-pulau yang memiliki potensi menjadi tempat wisata bahari tersebut mengalami kendala untuk dikelola secara maksimal oleh pemerintah daerah.
Saat ini, pemerintah daerah tersebut sedang berupaya agar ada kerjasama antara pemilik pulau-pulau tersebut dengan pihak pemerintah untuk pengembangan wisata di daerah tersebut, dan menjadikan Pessel sebagai salah satu tujuan wisata tidak hanya lokal namun juga mancanegara, dengan keindahan alam, dan keasriannya.
Jumlah 25 pulau yang memiliki potensi untuk dijadikan wisata bahari tersebut merupakan pulau yang telah disurvei oleh DKP Pessel, dari 53 pulau-pulau kecil yang ada di perairan laut kabupaten tersebut.

Tidak ada komentar: