Selasa, 08 Mei 2012

KEJAHATAN TEKNOLOGI BERBASIS INFORMASI PERBANKAN

Secara umum pelaku dalam kejahatan perbankan terdapat dalam dua kategori, yaitu perorangan (konvensional) dan pelaku korporasi (orang dalam, karyawan/pekerja). Pelaku korporasi yang sangat ternama pada kejahatan perbankan adalah apa yang disebut dengan pelaku white collar crime ( WCC ). Pada dasarnya hanya ada dua jenis kejahatan perbankan yaitu dalam bentuk error omission dan error commission.

contoh kasus:
1.Pembobolan ATM dengan Teknik ATM Skimmer Scam, memasangkan skimmer ke mulut slot kartu ATM. Setelah dirasa cukup (banyak korban), maka saatnya skimmer dicabut.Inilah saatnya menyalin data ATM yang direkam oleh skimmer dan melihat rekaman no PIN yang ditekan korban.
2.Karyawati Citibank bobol dana nasabah Rp17 miliar, pelaku mengaburkan transaksi dan pencatatan tidak benar terhadap beberapa slip transfer penarikan dana pada rekening nasabah. Untuk memindahkan sejumlah dana milik nasabah tanpa izin ke beberapa rekening yang dikuasai oleh pelaku.

Untuk menghindari penyimpangan dan penyelewengan dana nasabah, para pengelola perbankan seharusnya melakukan pengawasan yang intens terhadap perilaku anak buah mereka terutama HRD yang sewaktu waktu bisa saja melakukan penyimpangan dan penyelewengan dana.

Tidak ada komentar: